Malu pada Tuhan

Pagi2 alarm jam ku tak berbunyi hingga aku kesiangan dan tak sempat mandi. Aku tergesa-gesa berangkat karena takut bus yang selalu aku naiki tiap hari datang dan berangkat meninggalkan ku.

Tiba-tiba saja sebuah sepeda motor mencipratkan genangan air ke

bajuku yang terpaksa aku harus balik ke kost dan ganti baju, al hasil aku harus menaiki taksi.

Di kampus saat perutku mulai menuntut pengisian ulang, aku harus menelan kekecewaan lagi karena nasi uduk kegemaranku habis.

Dalam perjalanan pulang aku mengerutu pada tuhan “kenapa kesialan sepanjang hari ini menimpaku???”

Saat tiba di kamar kostku teman sekamarku kudapati terbaring lemah, dari penjelasanya dia kesetrum saat mandi tadi pagi, penghangat air di kamar mandi kami konslet.

Aku tertegun ternyata tuhan menyelamatkan aku dengan keterlambatanku, andai saja aku
tak kesiangan aku yang akan kesetrum saat mandi. baru saja aku merebahkan diri di atas kasurku,
aku dikejutkan oleh berita yang aku dengar dari televisi yang tengah di tonton temanku, aku pun bergegas menuju depan tv lagi-lagi tuhan menyelamatkanku

Bus kota yang setiap harinya aku tumpangi mengalami kecelakaan di tikungan tak jauh dari halte, para penumpang bus semuanya masuk rumah sakit, Aku menghela nafas panjang tertunduk malu pada tuhan yang telah menyelamatkan aku melalui tangan pengendara motor yang mengotori bajuku.

Aku kembali merebahkan badan, tiba-tiba handphone kesayanganku berbunyi panggilan dari salah satu teman kuliahku. Mataku langsung berkaca-kaca saat mendengar ceritanya, seluruh warga kampus yang menyantap nasi uduk kantin kampus kami mengalami keracunan, Aku menangis tersedu,

Betapa tuhan sayangnya padaku,,,, dengan menahan lapar sebentar aku selamat dari keracunan.

Aku malu pada tuhan... Sepnjang hari ini aku memaki'a...
Sepanjang hari ini aku merasa DIA tak adil padaku..

Namun ternyata, Aku dalam perlindungannya, Tuhan menyayangiku dan menyelamatkanku dari beberapa musibah yang hendak menghampiriku,

Semoga perjalanan hidupku hari ini mejadi hikmah bagi kita semua, Amin Ya Rabbal Alamin

Rencana Allah akan selalu lebih indah dari pada rencana kita,  Ia memiliki seribu hikmah di balik segala musibah.. Ingatlah!! Segalanya akan indah pada akhirnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

penulis sangat mengharapkan saran, kritik, dan pesan pembaca. so jangan lupa tinggalkan komentarnya yea,,,
atau bsa tulis lngsung di guestbook,,, thanks your visited