Senin, 24 Desember 2012

Malu pada Tuhan


Pagi2 alarm jam ku tak berbunyi hingga aku
kesiangan dan tak sempat mandi. Aku tergesa2 berangkat karena takut bus yg
selalu aku naiki tiap hari datang dan berangkat
meninggalkan ku. Tiba2 saja sebuah sepeda motor mencipratkan genangan air kebajuku yg
terpaksa aku harus balik ke kost dan ganti
baju, al hasil aku harus menaaiki taksi.


Di kampus saat perutku mulai menuntut
pengisian ulang, aku harus menelan kekecewaan lagi karena nasi uduk
kegemaranku habis.
Dalam perjalanan pulang aku mengerutu
pada tuhan “kenapa kesialan sepanjang hari
ini menimpaku???”

Saat tiba di kamar kostku
Teman sekamarku kudapati terbaring
lemah, dari penjelasanya dia kesetrum saat mandi td pagi, penghangat air di kamar mandi kami konslet.
Aku tertegun ternyata tuhan menyelamatkan
aku dengan keterlambatanku, andai saja aku
tak kesiangan aku yg akan kesetrum saat mandi.

baru saja aku merebahkan diri di atas kasurku,
aku dikejutkan oleh berita yang aku dengar dari televisi yang tengah di tonton temanku,
Aku pun bergegas menuju depan tv
Lagi lagi tuhan menyelamatkanku
Bus kota yang setiap harinya aku tumpangi
mengalami kecelakaan di tikungan tak jauh dr
halte, para penumpang bus semuanya masuk
rumah sakit, Aku menghela nafas panjang tertunduk malu pada tuhan yg telah menyelamatkan aku melalui tangan pengendara motor yang mengotori bajuku.


Aku kembali merebahkan badan, tiba-tiba handphone kesayanganku berbunyi
Panggilan dari salah satu teman kuliahku
Mataku langsung berkaca2 saat mendengar
ceritanya, seluruh warga kampus yang menyantap nasi uduk kantin kampus kami mengalami keracunan, Aku menngis tersedu,
Betapa tuhan sayangnya padaku,,,,
dengan menahan lapar sebentar aku selamat dari keracunan.


Aku malu pada tuhan...

Sepnjang hari ini aku memaki'a...
Sepanjang hari ini aku merasa DIA tak adil padaku..
Namun ternyata, Aku dalam perlindungannya,
Tuhan menyayangiku dan menyelamatkanku
dari beberapa musibah yang hendak menghampiriku,
Semoga perjalanan hidupku hari ini mejadi hikmah bagi kita semua, Amin J

Rencana Allah akan selalu lebih indah dari pada rencana kita,
Ia memiliki seribu hikmah di balik segala musibah.. Ingatlah!! Segalanya akan indah pada akhirnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

penulis sangat mengharapkan saran, kritik, dan pesan pembaca. so jangan lupa tinggalkan komentarnya yea,,,
atau bsa tulis lngsung di guestbook,,, thanks your visited